Perjamuan Tengah Malam

Dengan ini aku nyatakan selamat datang di perjamuan tengah malam. Dimana kepala ku yang penuh lubang disumbat polusi pikiran tak pernah padam. Alih-alih menghindar aku lebih memilih bungkam.

Perjamuan tengah malam. Kita akan terduduk saling berhadapan, saling tikam. Mencari jalan keluar dari kusut nya masa lalumengulang keinginan untuk membunuh semua resah yang terpendam.

Di perjamuan tengah malam. Kala sepasang netra bersinar seperti kejora, berpendar indah diantara konstelasi-konstelasi prasangka membentuk instalasi rasa dan kuakui alur nya sedikit tergesa-gesa.

Ku sampaikan di perjamuan tengah malam. Beberapa mungkin dan seandainya yang masih membuat nyeri logika, mengawang bebas terselip dalam amigdala, perlahan membuatku paham apa artinya mencinta.